DAYA SAING BAWANG MERAH DI WILAYAH SENTRA PRODUKSI DI INDONESIA
Abstrak: Tujuan dari
penelitian ini adalah menganalisis keuntungan usaha tani bawang merah,
menganalisis daya saing bawang merah melalui keunggulan kometitif dan
komparatif, serta menganalisis dampak kebijakan pemerintah pada usaha tani
bawang merah di tiga sentra produksi di Indonesia (Cirebon, Brebes, Tegal).
Metode analisis data menggunakan PAM (Policy Analysis Matrix). Hasil penelitian
menunjukkan bahwa usaha tani bawang merah di Cirebon, Brebes dan Tegal
menguntungkan secara finansial tetapi tidak menguntungkan secara ekonomi. Hasil
analisis daya saing usaha tani bawang merah di Cirebon, Brebes dan Tegal
menunjukkan usaha tani bawang merah tidak memiliki keunggulan komparatif tetapi
masih memiliki keunggulan kompetitif. Dampak kebijakan pemerintah terhadap
output menunjukkan adanya proteksi pemerintah terhadap harga bawang merah.
Sementara itu, kebijakan pemerintah terkait input masih bersifat disinsentif kepada
petani. Petani harus membayar input lebih mahal dari seharusnya. Secara
simultan, kebijakan pemerintah terhadap input dan output mendukung terhadap
produksi bawang merah di Cirebon, Brebes dan Tegal.
Kata kunci: bawang merah,
kebijakan pemerintah, keunggulan komparatif, keunggulan kompetitif, policy
analysis matrix
Penulis: Haris Fatori Aldila,
Anna Fariyanti, Netti Tinaprilla
Kode Jurnal: jppertaniandd170481