APLIKASI TEKNIK PEMBESARAN ABALON ( H. squamata ) DALAM KERAMBA APUNG UNTUK MENDUKUNG PENGEMBANGAN BUDIDAYA
Abstract: Pemeliharaan yuwana
abalon telah dilakukan pada keramba apung di laut dengan empat perbedaan
kedalaman. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kedalaman yang sesuai
dalam pembesaran abalon pada keramba jaring apung. Digunakan yuwana abalon
dengan ukuran panjang cangkang awal 17,04-17,80 mm; kepadatan yuwana awal yaitu
250 ekor/keranjang dan jenis pakan yang diberikan adalah Gracilaria sp. asal
tambak. Perlakuan yang dicobakan adalah dengan penempatan keranjang pada
tingkat kedalaman berbeda, yaitu (A). 2 m, (B). 3 m, (C). 4 m, dan (D). 5 m
dari permukaan laut (dpl). Hasil yang dicapai pada akhir penelitian menunjukkan
pengaruh yang nyata (P<0,05) terhadap pertumbuhan panjang cangkang, di mana
pada perlakuan kedalaman 3 m berbeda dengan perlakuan kedalaman 5 m, namun
tidak berbeda dengan perlakukan kedalaman 2 dan 4 m. Pertumbuhan panjang
cangkang untuk masing-masing perlakuan kedalaman 2, 3, 4, dan 5 m dpl adalah
berturut-turut 36,95±5,48ab mm; 38,12±4.46b mm; 37,53±5,66ab mm; dan
36,16±5,98a mm; serta pertumbuhan mutlak sebesar 19,71 mm; 20,62 mm; 20,49 mm;
dan 18,36 mm.
Keywords: abalon ( H. squamata
); kedalaman berbeda; keramba apung
Penulis: Bambang Susanto, Ibnu
Rusdi, Fitriyah Khusnul Khotimah
Kode Jurnal: jpperikanandd120530