PENENTUAN NILAI EVAPOTRANSPIRASI DAN KOEFISIEN TANAMAN BEBERAPA VARIETAS PADI UNGGUL DI RUMAH KACA FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS SUMATERA UTARA
ABSTRAK: Kebutuhan air areal
tanaman padi meliputi penjenuhan, perkolasi, penggenangan dan evapotranspirasi.
Besarnya nilai evapotranspirasi dapat ditentukan berdasarkan nilai evaporasi
potensial dan nilai koefisien tanaman padi untuk setiap periode pertumbuhannya.
Penelitian ini bertujuan untuk menentukan Evapotranspirasi dan Nilai Koefisien
Tanaman Padi Situ Bagendit, Ciherang dan Makongga Di Rumah Kaca Fakultas
Pertanian Universitas Sumatera Utara. Hasil penelitian menunjukkan besar nilai
Evapotranspirasi tanaman padi pada varietas Situ Bagendit, Ciherang dan
Makongga yaitu pada fase vegetatif 1,68 mm/hari, 1,68 mm/hari dan 1,69 mm/hari,
fase reproduktif 1,83 mm/hari, 1,72 mm/hari dan 1,76 mm/hari, fase pemasakan
1,71 mm/hari, 1,69 mm/hari dan 1,70 mm/hari. Nilai koefisien tanaman padi pada
varietas Situ Bagendit, Ciherang dan Makongga yaitu pada fase vegetatif 1,20
mm/hari, 1,20 mm/hari dan 1,21 mm/hari, fase reproduktif 1,14 mm/hari, 1,07
mm/hari dan 1,08 mm/hari, fase pemasakan 1,05 mm/hari, 1,03 mm/hari dan 1,05
mm/hari. Varietas Ciherang memiliki nilai produksi bulir padi yang lebih tinggi
dibandingkan dengan varietas Situ Bagendit dan Makongga. Produktivitas bulir
padi untuk varietas Situ Bagendit 102,81 g, varietas Ciherang 125,16 g dan
varietas Makongga 94,48 g.
Penulis: Indi Sajiwo, Sumono,
Lukman Adlin Harahap
Kode Jurnal: jppertaniandd170083