PERBANDINGAN SEGMENTASI PADA CITRA ASLI DAN CITRA KOMPRESI WAVELET UNTUK IDENTIFIKASI TELUR

Abstract: Citra digital merupakan gambaran yang jelas dari objek yang dapat diolah dengan komputer. Semakin besar ukuran (pixel) citra akan membutuhkan tempat penyimpanan yang besar pula. Dasar pengolahan citra yang dilakukan dalam penelitian ini terletak pada proses segmentasi pengolahan citra. Hal yang perlu dipertimbangkan adalah objek dari citra telur ayam yang akan diidentifikasi. Proses pengolahan citra melibatkan beberapa proses mulai dari akuisisi citra, preprocessing dan proses pengolahan citra sampai hasilnya. Preprocessing dilakukan untuk proses segmentasi yaitu dengan mengubah citra menjadi citra grayscale, dan kemudian diubah menjadi citra hitam putih. Dalam setiap proses dilakukan padding haar untuk mengurangi ukuran (size on disk) dengan matrik haar 8x8. Dan juga dilakukan proses dilasi dan opening untuk membuat objek terlihat jelas serta menghaluskan permukaan untuk menghilangkan noise. Pada proses pengolahannya dilakukan dengan menggunakan segmentasi dan pelabelan dengan didahului dengan perhitungan centroid dan penentuan bounding box untuk mengidentifikasi telur ayam. Perbandingan hasil pengolahan citra asli dengan hasil kompresi dari citra asli menunjukkan bahwa proses segmentasi citra telur ayam memberikan hasil 100% sama (baik citra asli maupun citra kompresi wavelet). Dengan kompresi akan menghemat penyimpanan (disk) dan hasil yang sama diperoleh dalam proses perhitungan objek, luas area, dan penentuan titik centroid.
Keywords: kompresi wavelet, padding haar, segmentasi dan labelling, centroid dan bounding box
Penulis: Shoffan Saifullah,  Sunardi, Anton Yudhana
Kode Jurnal: jptkomputerdd160547

Artikel Terkait :