Sifat Mekanis Komposit Serat Acak Limbah Sabut Kelapa Bermatriks Polyester Resin

Abstrak: Salah satu komoditas pertanian yang memiliki posisi strategis di Indonesia adalah tanaman kelapa (Cocos nucifera. L). Kelapa merupakan tanaman tropis yang sudah dikenal lama oleh masyrakat Indonesia. Hal ini terlihat dari peyebaran tanaman kelapa di hampir seluruh wilayah Nusantara. Limbahserat sabut kelapa sangat potensial digunakan sebagai penguat bahan baru pada material komposit.Pada penelitian ini bahan yang dipergunakan adalah serat sabut kelapa dengan variasi fraksi volume0%, 20%, 30%, 40%, dan arah orientasi serat acak dengan perlakuan alkali (NaOH) selama 60 menit,kemudian dibilas dengan air aquades, drying oven dengan suhu 100oC selama 8 jam sebagai alatpengering serat, menggunakan resin polyester YUKALAC 157 BQTN sebagai matriksnya dan katalismetyl etyl keton peroksida (MEKPO) sebagai bahan penggeras. Proses pembuatan komposit dilakukan dengan metode hand lay-up, serta proses pemvakuman spesimen komposit selama 5 menit danpengujian bending yang dilakukan dengan acuan standar ASTM D 790-10. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kekuatan bending yang optimal dari komposit serat sabut kelapa dengan variasi fraksi volume 0%, 20%, 30%, 40% (Serat), dan 100%, 80%, 70%,60% (Resin) serta mengetahui hasil patahan pada spesimen yang memiliki harga optimal dari pengujian bending.Dari hasil pengujian komposit serat sabut kelapa polyester didapat Kekuatan Bending terbaik padafraksi volume 30% serat dan 70% resin dengan harga 29,00 N/mm² dan Modulus Elastisitas Bendingterbaik pada fraksi volume 0% serat dan 100% resin dengan harga 2166,40 N/mm². Pengamatan hasil patahan didapatkan jenis patahan tunggal dan patahan banyak (splitting in multiple area).
Kata Kunci: Serat Sabut Kelapa, Polyester, Katalis, Alkali, Uji Bending
Penulis: Indra Surya, Suhendar
Kode Jurnal: jptmesindd160504

Artikel Terkait :