Potensi bambu swat (gigantochloa verticillata) sebagai material karbon aktif untuk adsorbed natural gas (ANG)

Abstrak: Bambu merupakan material biomassa yang banyak diteliti, diproduksi sebagai karbon aktif dan diaplikasikan di berbagaibidang kehidupan. Namun sangat sedikit bahkan hampir tidak ditemukan referensi yang membahas kegunaan karbonaktif dari bambusebagai adsorbent untuk Adsorbed Natural Gas (ANG). Penelitian ini difokuskan untukmengkarakterisasai dan menevaluasi potensi bambu swat (Gigantochloa verticillata) sebagai material dasar karbon aktifuntuk aplikasi ANG. Pengujian yang dilakukan meliputi uji proximate, uji ultimate, uji komposisi kimia dan pengamatanstruktur mikro. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bambuswat memiliki kandungan lignin 22,9920%, selulosa44,2247%, volatile 88’32%, carbon 43,42%,ash 1,83%, silica (1,8664%) dan nitrogen 1,7065%. Bambu swat memilikiikatan pembuluh yang terdiri atas satu ikatan pembuluh (xilem dan floem) dan dua ikatan serat yang terletak di sebelahdalam dan luar dari ikatan pembuluh.Secara umum dapat dikatakan bahwa bamboo jenis ini memiliki kandungansellulosa, volatile dan karbon yang cukup tinggi serta ash, silica, hydrogen dan nitrogen yang rendah sehinggabambuswat sangat berpotensi digunakan sebagai material sumber karbon aktif.
Kata kunci: Karbon aktif, bambu swat, ANG, lignin, sellulosa, analisa ultimate dan proximate
Penulis: Dewa Ngakan Ketut Putra Negara, Tjokorda Gde Tirta Nindhia, I Wayan Surata, Made Sucipta
Kode Jurnal: jptmesindd160154

Artikel Terkait :