PENGARUH VARIASI DIAMETER NOSEL TERHADAP TORSI DAN DAYA TURBIN AIR
Abstract: Turbin air merupakan
salah satu jenis mesin fluida dari kelompok mesin-mesin tenaga yang dapat
merubah energy fluida menjadi energy mekanis berupa putaran poros turbin,kemudian
energy mekanis pada putaran poros turbin tersebut digunakan untuk memutarkangenerator
dengan menggunakan air sebagai fluida kerja. Penelitian ini menggunakan turbinpelton
yang bersudu sendok sayur dan bertujuan penelitian untuk mengetahui pangaruh
variasidiameter nosel terhadap torsi dan daya turbin. Hasil penelitian
menunjukan adanya pengaruh diameter nosel turbin terhadap torsi dan daya turbin
yaitu torsi turbin maksimum terjadi padadiameter nosel ⅓ inchi, kemudian torsi
turbin kedua pada diameter nosel ½ inchi, torsi turbin ketiga pada diameter
nosel ¾ inchi, dan torsi turbin terendah terjadi pada diameter nosel 1 inchi.
Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimental nyata berskala laboratorium.
Dari hasil penelitian turbin air dapat diambil kesimpulan bahwa torsi turbin
dandaya turbin maksimum terjadi pada diameter nosel ⅓ inchi dengan nilai torsi
sebesar 0,645 Nmdan daya turbin maksimum dengan nilai sebesar 5,966 Watt.
Sedangkan torsi turbin dan dayaturbin terendah terjadi pada diameter nosel 1
inchi dengan nilai torsi sebesar 0,165 Nm dannilai daya turbin sebesar 0,864
Watt.
Penulis: Rosmiati, Ahmad Yani
Kode Jurnal: jptmesindd170251