PEMANFAATAN LIMBAH BLOTONG DAN BAGASE MENJADI BIOBRIKET DENGAN PEREKAT BERBAHAN BAKU TETES TEBU DAN SETILAGE
Abstract: Biobriket adalah
energi alternatif yang ramah lingkungan karena menggunakanlimbah-limbah sisa
produksi baik itu rumah tangga, perkebunan maupun sampah dari prosesalam,
seperti daun – daun yang gugur sebagai bahan bakunya. Bahan baku pembuatanbiobriket
dalam penelitian ini adalah blotong dan bagase dengan perekat tetes tebu dansetilage.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan biobriket dengan jenis perekat
danefesiensi pembakaran yang terbaik dari ketiga variasi persentase perekat
yang berbeda.Metode yang digunakan adalah menggunakan metode eksperimental.
Perbandingancampuran antara bahan baku limbah blotong dan bagasse, dengan
perekat tetes tebu dansetilage menggunakan variasi sebagai berikut Blotong :
Bagasse : Tetes Tebu = 1 : 1 : 4,Blotong : Bagasse : Setilage = 1 : 1 : 4 dan
Blotong : Bagasse : Tetes Tebu : Setilage = 1 : 1 :2 : 2. Untuk mendapatkan
karakteristik berupa nilai kalor, kadar air dan kadar abu daribiobriket yang
dibuat, dilakukan uji aproksimasi di laboratorium. Pengujian pembakaranbiobriket
di kompor briket juga dilakukan untuk
mendapatkan efisiensi thermal dari hasil pembakaran. Hasil yang didapat adalah
briket yang berbentuk silinder pejal, Nilai kalortertinggi dimiliki oleh briket
dengan perekat campuran antara tetes tebu dan setilage yaitu4792,6769 kal/gr.
Sedangkan efisiensi thermal tertinggi didapat dari hasil pembakaran biobriket
dengan perekat tetes tebu yaitu 9.33%.
Penulis: Untung Surya Dharma,
Nurlaila Rajabiah, Chika Setyadi
Kode Jurnal: jptmesindd170260