OPTIMASI PENGGUNAAN BIOSORBENT BERBASIS BIOMASSA: PENGARUH KONSENTRASI AKTIVATOR TERHADAP LUAS PERMUKAAN KARBON AKTIF BERBAHAN ECENG GONDOK (EICHORNIA CROSSIPES) UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS AIR

Abstrak: Pencemaran lingkungan, terutama pada air sangat banyak terjadi, hal ini dapat diatasi salah satunya melalui proses adsorpsi menggunakan biosorbent berupa karbon aktif. Salah satu bahan yangmelimpah dan dapat dimanfaatkan untuk karbon aktif adalah biomassa eceng gondok. Kualitas karbonaktif ditentukan oleh luas permukaan yang dapat dipengaruhi dari aktivatornya. Oleh karena itu padapenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi aktivator HCl terhadap luas permukaankarbon aktif dari eceng gondok. Diharapkan dengan penelitian ini didapat luas permukaan maksimum,sehingga dapat menjadi langkah optimasi untuk menghasilkan biosorbent berbasis biomassa sehingga dapat mengurangi akumulasi limbah organik pada perairan. Beberapa tahapan yang telah dilakukan dalam penelitian ini adalah pembuatan karbon aktif yang terdiri dari proses dehidrasi, karbonasi, dan aktivasi menggunakan variasi konsentrasi HCl; dan proses pengujian luas permukaan karbon aktif menggunakan methylene blue. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa semakin besar konsentrasi HClmaka akan semakin kecil luas permukaan karbon aktif. Luas permukaan paling besar didapat padakonsentrasi aktivator HCl 1 M yakni sebesar 45487.55 10-3km2 kg-1 di mana proses adsorpsi yang terjadi mengikuti pola grafik isothermal Langmuir.
Kata kunci: Karbon aktif, biosorbent, biomassa, eceng gondok, adsorpsi, luas permukaan, activator
Penulis: Moh. Mualliful Ilmi, Naimatul Khoiroh, Trisna Bagus Firmansyah, Eko Santoso
Kode Jurnal: jptmesindd170242

Artikel Terkait :