Destilasi air energy surya dengan energy recovery menggunakan metode kapilaritas

Abstrak: Penelitian ini bertujuan membuat prototipe alat destilasi energi surya sederhana menggunakan energy recovery dengan metodekapilaritas untuk masyarakat di daerah yang kesulitandalammendapatkan air minum. Alat destilasi air energi surya yang akandibuat harus memenuhi kriteria (1) dapat menghasilkan air yang layak dikonsumsi dengan kapasitas yang memadai untuk satukeluarga (sekitar 6,5 liter/ hari), (2) tidak memerlukan banyak perawatan, mudah dioperasikan dan dirawat oleh masyarakat dan(3) mampu dibuat dengan teknologi yang ada di daerah. Salah satu faktor yang sangat mempengaruhi efisiensi adalahkonsentrasi kelebihan uap pada alat distilasi selama proses penguapan air.Penggunaan kondensor pasif sebagai energyrecovery adalah salah satu cara yang efektif dan efisien untuk mengatasi masalah konsentrasi uap berlebih. Perbedaan kinerjadistilasi air energi surya dengan dan tanpa penambahan sistem pemulihan energi telah diselidiki. Hasil penelitian menunjukkanbahwa hasil air destilasi terbanyak pada variasi tanpa menggunakan pendingin kaca dan reflektor dengan ketinggian air bak 0.5cm yakni 4,38 liter/ (m2.hari). Efisiensi maksimum dan efisiensi rata-rata yang diperoleh pada variasi ini adalah 49,6% dan44,6%. Prosentase uap maksimum dari bak yang dapat masuk kedalam kondensor sebesar 38% yakni pada variasimenggunakan reflektor dengan ketinggian air bak 0.5 cm. Prosentase pemanfaatan panas pengembunan (heat recovery)maksimum dari uap yang masuk kedalam kondensor sebesar 96% yakni pada variasi menggunakan reflektor dengan ketinggianair bak 0.5 cm
Kata kunci: destilasi air, energisurya, efisiensi, energy recovery
Penulis: I Gusti Ketut Puja, Sudi Mungkasi, FA Rusdi Sambada
Kode Jurnal: jptmesindd160152

Artikel Terkait :