STUDI PENGARUH LETAK TAMBATAN LATERAL PADA SAYAP BAWAH BALOK H DENGAN PELAT YANG DICOR DI ATAS BALOK TERHADAP PERPINDAHAN LATERAL MAXIMUM PADA SAYAP BAWAH BALOK DENGAN MENGGUNAKAN PROGRAM ABAQUS
ABSTRAK: Penampang tipis
terbuka pada profil H baja yang sering dijadikan balok, tentu merupakan profil dengan
penampang yang sangat rentan terhadap masalah stabilitas. Ketika balok dengan
bentuk langsing diberikan beban lentur terhadap sumbu lemah penampang, lendutan
pada arah sumbu pembebanan akan muncul pada awalnya, namun, jika tidak adanya
pengaku lateral yang cukup pada balok untuk melawan daerah tekan, lendutan
dengan arah lateral dan perputaran penampang akan muncul pada nilai pembebanan tertentu
yang dikenal dengan tekuk torsi lateral. Deformasi lateral dan puntir dari
balok menjadi salah satu kriteria yang menentukan performa dari balok baja saat
memikul gempa besar. Beberapa analisis dilakukan terhadap balok baja yang
dibebani oleh momen kurvatur ganda dengan beban siklik yang mencerminkan kondisi
pembebanan balok pada saat memikul beban gempa. Perilaku stabilitas balok
dianalisis dengan kriteria balok yang memiliki pelat lantai yang dicor di
atasnya dan dengan balok yang tidak ada pelat lantai di atasnya. Tiap balok
dianalisis dengan jarak perletakan bresing yang berbeda-beda guna mengetahui
letakbresing yang lebih efisien dalam mengurangi perpindahan lateral dan puntir
penampang yang terjadi saat terjadinya tekuk torsi lateral. Analisa stuktur
balok-balok di atas dilakukan dengan bantuan perangkat lunak Abaqus versi 13.
Hasil dari analisis menunjukkan efisiensi dari jumlah perletakan bresing yang
bisa dihemat yang dibandingkan dengan standar peraturan yang tercantum pada
AISC Seismic Provision 2010.
Penulis: Jason Pratama Salim
dan Johannes Tarigan
Kode Jurnal: jptsipildd160307