Perkiraan Distribusi Pergerakan Penumpang di Provinsi Jawa Barat Berdasarkan Asal Tujuan Transportasi Nasional
Abstrak: Sejalan dengan
meningkatnya kepadatan penduduk perkotaan, maka jumlah perjalananpun juga
semakin meningkat. Apabila peningkatan tersebut tidak diikuti dengan penambahan
infrastruktur, akan mengakibatkan terjadinya ketimpangan antara penyediaan dan
permintaan. Untuk mengantisipasi kebutuhan diperlukan studi tentang model
bangkitan dan tarikan serta model sebaran pergerakan yang terjadi di Provinsi
Jawa Barat. Untuk membentuk model bangkitan dan tarikan pergerakan diperlukan
data asal tujuan yang diperoleh dari data sekunder. Hasil data sekunder
dianalisis dengan metode Analisis Regresi Linier untuk mendapatkan model
persamaan matematis yang paling baik. Untuk membentuk model sebaran pergerakan
menggunakan model Double Constraint Gravity Model (DCGR) dan metode furness.
Model bangkitan pergerakan penumpang yang diperoleh dari hasil analisa adalah Y
= 3918278 + 16,008 X2 (R2= 0,843), dimana X2= Jumlah Penduduk. Berdasarkan hasil
uji statistik, model sebaran pergerakan menggunakan model DCGR dengan fungsi
hambatan eksponensial negatif. Sehingga model yang diperoleh adalah Tid=
Oi.Dd.Ai.Bd.exp(-0,014159.Cid).
Penulis: Tri Apriliansyah,
Herman
Kode Jurnal: jptsipildd150739