PENGARUH PENGGUNAAN LIMBAH PLASTIK PET SEBAGAI AGREGAT KASAR PADA BETON RINGAN STRUKTURAL
ABSTRAK: Penggunaan barang
dengan bahan dasar plastik sudah tidak asing lagi bagi masyarakat kebanyakan.
Baik untuk alat rumah tangga, alat elektronik bahkan bahan pembungkus makanan
dan minuman. Dalam penelitian ini limbah PET digunakan sebagai pengganti bahan
agregat kasar kerikil yang biasanya digunakan untuk campuran beton, dalam
penelitian ini adalah campuran beton ringan
Dengan dilakukannya penelitian ini, tujuan yang ingin dicapai adalah
untuk mengetahui cara pengolahan limbah PET menjadi agregat campuran beton
ringan, untuk mengetahui cara pencampuran bahan aditif foaming agent ke dalam
campuran beton ringan dan untuk mengetahui kinerja dari beton ringan dengan
agregat limbah PET.
Penggunaan plastik PET sebagai agregat kasar pada beton ringan
menghasilkan beton dengan berat rata-rata 1357,113 kg/m3 untuk FM 1 6,317
dengan menggunakan foam, 1733,201 kg/m3 untuk FM 2 6,738 dan 1717,528 kg/m3
untuk FM 3 7,08. Kuat tarik belah dan kuat tekan maksimum dicapai pada sampel
FM 3 dengan nilai 5,184 MPa untuk kuat tarik belah dan 15,14 MPa untuk kuat
tekan. Berdasarkan syarat berat isi, seluruh sampel dapat dikategorikan sebagai
beton ringan struktural karena berat isi berada pada rentang 1400-1800 kg/m3,
tetapi untuk kuat tekan sampel tidak dapat dikategorikan sebagai beton ringan
struktural karena tidak memenuhi persyaratan kuat tekan minimum 17 MPa.
Dari penelitian ini dapat dikatakan bahwa variasi gradasi dapat
mempengaruhi kekuatan dari beton dan penggunaan plastik PET di dalam pembuatan
beton ringan masih dapat dilakukan tetapi belum dapat digunakan sebagai beton
ringan struktural.
Penulis: Dhiyando Giovanni
Alfiandi
Kode Jurnal: jptsipildd160309