IDENTIFIKASI KERUSAKAN DINI ANGKUTAN PUBLIK BUS TRANS SARBAGITA PADA KORIDOR I (TRAYEK : KOTA DENPASAR – GWK)
Abstract: SK Gubernur Bali No
1186/03-f/Hk/2010 Tanggal 11 Nopember 2010 Tentang Trayek Angkutan Publik Trans
Sarbagita, menetapkan 17 koridor yang didukung oleh trayek cabang dan trayek ranting yang akan
beroperasi dikawasan Sarbagita (Denpasar, Badung, Gianyar dan Tabanan). Trans
Sarbagita dijadwalkan beroperasi mulai pukul 05.00 hingga 21.00 Wita (Dishub
Provinsi Bali, 2013). Pengoperasian bus Trnas Sarbagita pada koridor I yang melayani
trayek Kota Denpasar - GWK terjadi
masalah pada bus, yaitu sering terjadi kerusakan dini pada komponen bus sampai
turun mesin (overhaul). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi
penyebab terjadi kerusakan dini pada komponen bus berdasarkan data kondisi teknis kendaraan/bus, kondisi lalu lintas dan
lingkungan pada lintasan trayek, kondisi medan/geometrik jalan pada lintasan
trayek, beban kerja kendaraan/bus dan kompetensi pengemudi (behavior). Metode
yang digunakan dengan pengamatan dilapangan, menyangkut kondisi lalu lintas dan lingkungan sepanjang
lintasan trayek, menganalis profil penumpang pada jam sibuk untuk masing –
masing bus termasuk frekuensi keberangkatan masing – masing bus per hari dan
wawancara dengan pengemudi bus. Hasil dari penelitian menunjukkan ada korelasi yang sangat
signifikan, dimana lintasan bus bercampur dengan lalu lintas lainnya (mixed
traffics) yang rawan mengalami kemacetan, kondisi medan/geometrik jalan
melewati kampus Unud dan Poltek Negeri Bali sangat berpengruh terhadap beban
kerja bus dengan factor muatan (load factor) tinggi dan prilaku pengemudi yang
sering memainkan rem dan kopling secara bersama-sama dapat sebagai pemicu dan
pemacu kerusakan dini pada komponen – komponen bus.
Penulis: I Gusti Putu Suparsa
Kode Jurnal: jptsipildd160275