PEMAHAMAN GURU DALAM LAYANAN BIMBINGAN PADA SEKOLAH PENYELENGGARA PENDIDIKAN INKLUSI (Studi Lapangan pada sekolah penyelenggara Inklusi)
Abstract: Siapapun tidak ingin
dilahirkan untuk mengalami hambatan dalam perkembangannya. Akan tetapi tidak
semua anak dilahirkan dan tumbuh dengan normal. Kenyataannya, banyak anak-anak
yang mengalami kekurangan dalam dirinya. Sudah sewajarnya mereka juga
mendapatkan kesempatan untuk pendidikan seperti anak pada umumnya. Memberikan
layanan anak untuk memperbolehkan belajar bersama teman seusianya merupakan
program layanan pendidikan yang humanistik.
Penyelenggaraan pendidikan inklusi menuntut lembaga melakukan penyesuaian
baik dari segi kurikulum, sarana prasarana pendidikan, maupun sistem
pembelajaran yang disesuaikan dengan kebutuhan individu peserta didik. Yang
tidak kalah penting adalah pemahaman pendidik/guru yang terlibat langsung
dengan peserta didik. Hasil studi
lapangan diperoleh data bahwa ketersediaan pendidik khusus yang menangani
masalah inklusi sangat sedikit. Sarana dan prasarana belum cukup memadai.
Sistem pembelajaran yang dilaksanakan masih sebatas pada pelaksanaan inklusi
saja belum mengarah pada pendidikan inklusi yang sebenarnya. Adanya faktor
pendukung dan penghambat dalam penyelenggaraan PAUD Inklusi akan menjadi
referensi untuk menentukan rencana tindak lanjut yang akan dilaksanakan untuk penyelenggaraan
pendidikan inklusi tahun berikutnya. Langkah yang ditempuh untuk mengembangkan
potensi yang dimiliki untuk meningkatkan kemampuan dalam melaksanakan tugas
sebagai pendidik pada pendidikan inklusi sangat bervariasi. Dukungan dari
lembaga yang terbuka untuk menerima sumbangsih ide atau gagasan untuk
memberikan peningkatan pelayanan pendidikan inklusi serta koordinasi dengan
lintas sektor lembaga yang terkait dengan pendidikan inklusi anak usia dini.
Penulis: Suharni
Kode Jurnal: jppaudsddd161930