HARMONISASI NILAI KOSMOPOLITAN DAN NASIONALISME MELALUI PKN UNTUK PENDIDIKAN BERWAWASAN GLOBAL BERKARAKTER LOKAL
Abstrak: Artikel ini merupakan
hasil kajian tentang harmonisasi nilai kosmopolitan dan nasionalisme dalam
pembelajaran PKn serta bagaimana kedua gagasan ini bisa menciptakan output
pendidikan yang memiliki wawasan global tetapi tidak melupakan keperibadian
atau karakter baik yang sudah tertanam sejak awal. Kajian ini dilatarbelakangi
oleh adanya masalah berat mengenai kesadaran nasional (national consciousness)
generasi muda saat ini yang memerlukan pembenahan secara serius. Di era
globalisasi bangsa Indonesia dihadapkan pada dua kekuatan utama yakni
kosmopolitanisme yang beriringan dengan globalisasi dan melemahnya nasionalisme
dengan ditandai munculnya ide-ide kedaerahan, otonomi luas, separatisme maupun
konflik SARA. Berdasarkan hal tersebut, maka kajian bagaimana proses
harmonisasi nilai kosmopolitan dan nasionalisme dalam pembelajaran PKn serta
bagaimana kedua gagasan tersebut dapat menjadi jalan bagi terciptanya output
pendidikan yang berwawasan global tapi tetap berkarakter lokal. Walau pada
kenyataannya secara konseptual terjadi pertentangan antara nilai kosmopolitan
dengan nilai nasionalisme, keduanya berada pada kutub yang tarik-menarik,
dimana nilai kosmopolitan menarik ke ranah global, sedangkan nilai nasionalime
menarik ke ranah eksklusif. Dalam situasi demikian pembelajaran PKn diharapkan
mampu menjadi jembatan untuk mengharmonisasikan kedua nilai tersebut. Nilai
kosmopolitan dan nasionalisme menjadi faktor yang sangat menentukan dalam
mengembangkan wawasan global tetapi tidak menghilangkan karakter lokal ketika
dilakukan melalui pembelajaran PKn yang bermutu, berkualitas dan bermakna.
Penulis: Dodik Kariadi
Kode Jurnal: jppaudsddd162093