PENGARUH VARIASI TEGANGAN ELEKTRODA TERHADAP SPEKTRUM ABSORBANSI OPTIK GRAPHENE OXIDE (GO) DARI BAHAN PENSIL 2B YANG DISINTESIS MENGGUNAKAN METODE ELEKTROLISIS
Abstrak: Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui proses sintesis graphene oxide menggunakan metode elektrolisis
dengan penambahan kumparan solenoida dan memvariasi tegangan elektroda serta
massa serbuk graphite oxide, mengetahui pengaruh tegangan elektroda terhadap
nilai absorbansi absolut dari graphene oxide yang dihasilkan, dan mengetahui
pengaruh massa serbuk graphite oxide terhadap spektrum absorbansi spektrofotometer
UV-Vis. Penelitian ini dimulai dengan membuat larutan elektrolit yaitu H2SO4
0,5 M dan KOH 5,35 M. Selanjutnya proses elektrolisis dan penambahan kumparan
solenoida dengan variasi tegangan bias pada elektroda sebesar 12 V, 15 V dan 18
V. Endapan graphite oxide yang dihasilkan di filtrasi, kemudian dilakukan
pembersihan menggunakan aquades sampai pH nya netral dan ion sulfat sudah tidak
ada pada endapan graphite oxide. Endapan hasil filtasi dikeringkan menggunakan
oven selama 4 jam pada suhu 100C hingga menghasilkan
serbuk graphite oxide. Serbuk graphite oxide dilarutkan dalam DMF dengan
konsentrasi 0,1 mg/ml; 0,2 mg/ml; dan 0,3 mg/ml kemudian dilakukan
ultrasonikasi selama 1 jam untuk menghasilkan grapheme oxide. Proses pemisahan
antara material yang berukuran besar dan kecil menggunakan centrifuge dengan kecepatan
500 rpm selama 10 menit. Proses karakterisasi material graphene oxide dilakukan
dengan pengujianspektrofotometer UV-Vis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
variasi tegangan elektroda 12 V, 15 V, dan 18 V menghasilkan graphene oxide
yang diindikasikan dengan adanya puncak absorbansi pada panjang gelombang230 nm
dan 250 nm dengan nilai absorbansi absolut sekitar 0,004 – 0,035. Pada variasi
tegangan elektroda, semakin tinggi tegangan elektroda maka semakin tinggi nilai
absorbansi absolutnya. Sedangkan pada variasi massa serbuk graphite oxide,
semakin tinggi massa serbuk graphite oxide maka puncak absorbansi pada panjang gelombang
tertentu semakin tinggi.
Penulis: Arif Rahman
Kode Jurnal: jpfisikadd160553