PENGARUH PENDEKATAN SAINTIFIK TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN IPS KELAS VIII E DI SMP NEGERI 24 SURABAYA
Abstract: Pendekatan saintifik
adalah model pembelajaran yang dilandasi pendekatan ilmiah yang mengedepankan
proses ilmiah pada pembelajaran yang diorientasikan guna membina kemampuan
siswa memecahkan masalah melalui serangkaian aktivitas dan fenomena yang
terjadi di kehidupan sehari-hari. Pembelajaran ini mendorong siswa agar lebih
mampu dalam mengamati, menanya, mencoba atau mengumpulkan data, mengasosiasi
dan mengomunikasikan suatu informasi. Perkembangan kurikulum 2013 terjadi
sesuai pada perkembangan Kurikulum yang disosialisasikan pada saat ini adalah
kurikulum 2013, dengan upaya untuk peningkatan mutu pendidikan yang
menghasilkan lulusan yang kreatif dan mampu menghadapi kehidupan di masa yang
akan datang. Penggunaan penerapan pendekatan saintifik pada kurikulum 2013
dalam pembelajaran sangat diperlukan dan baik untuk meningkatkan pembelajaran
agar peserta didik tetap aktif dan menumbuhkan sikap, pengetahuan, dan
keterampilan siswa dalam memecahkan masalah sesuai dengan tujuan pendidikan
dalam meningkatkan prestasi belajar siswa.
Dalam penelitian ini bertujuan untuk menganalisis berapa besar pengaruh
pendekatan saintifik terhadap prestasi belajar siswa dan adakah perbedaan
rata-rata prestasi belajar siswa pada kelas eksperimen dengan kelas kontrol
pada mata pelajaran IPS di SMP Negeri 24 Surabaya. Penelitian ini menggunakan
metode eksperimen True-ekperimental design atau eksperimen sebenarnya dengan
tujuan mencari perbandingan rata-rata prestasi belajar dari kedua kelas yang
diberikan perlakuan berbeda yaitu menggunakan kelas eksperimen dengan metode
pendekatan saintifik dan kelas kontrol sebagai pembanding dengan metode
ceramah. Dengan metode penelitian tersebut sampel diambil secara acak atau
dikenal dengan teknik random sampling.
Hasil penelitian ini menunjukkan pemakaian pendekatan saintifik pada
kelompok kelas eksperimen dan memberikan pengaruh terhadap prestasi belajar
siswa sebesar 94,1% sedangkan pemakaian metode ceramah (diskusi ) pada kelompok
kelas kontrol dan memberikan terhadap prestasi belajar sebesar 90,5 %. Selain
itu, terdapat perbedaan rata-rata prestasi belajar siswa antara kelompok kelas
eksperimen dan kelompok kelas kontrol. Hal ini ditunjukkan oleh hasil uji t
–test dengan ( Independent Sample t-test ) yakni 0,000 yang nilainya lebih
kecil dari taraf signifikan 0,05, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat
hubungan yang positif dan signifikan antara pengaruh pendekatan saintifik
dengan prestasi belajar siswa dan terdapat perbedaan rata-rata prestasi belajar
siswa antara kelompok kelas eksperimen dan kelompok kelas kontrol. Sedangkan
pada perbedaan tersebut dapat terjadi sebab penggunaan pendekatan saintifik
dapat mempengaruhi prestasi belajar siswa. Dengan penggunaan pendekatan
saintifik ini dapat mengarahkan siswa untuk lebih aktif dalam mengikuti proses
pembelajaran dan dapat berinteraksi serta berkomunikasi secara langsung dengan
lingkungannya, sehingga memudahkan siswa untuk dapat mengkaji terhadap apa yang
sudah dipelajari.
Penulis: ENI RUSIYANTI
Kode Jurnal: jpsejarahdd160097