PENGARUH JUMLAH LILITAN SOLENOIDA ELEKTROLISATOR TERHADAP ABSORBANSI OPTIK GRAPHENE OXIDE (GO) YANG DISINTESIS DARI BAHAN PENSIL 2B
Abstrak: Penelitian ini
bertujuan untuk 1) mensintesis graphene oxide dari bahan pensil 2B menggunakan metode
elektrolisis dengan kombinasi medan magnet dari solenoida, 2) mengetahui
pengaruh solenoid terhadap sintesis graphene oxide menggunakan metode
elektrolisis, dan 3) mengetahui pengaruh variasi jumlah lilitan solenoida
terhadap spektrum absorbansi optik graphene oxide dari bahan pensil 2B yang
disintesis menggunakan metode elektrolisis. Penelitian ini dilakukan dengan
mensintesis material graphene oxide menggunakan metode elektrolisis dengan
kombinasi medan magnet dari solenoida. Solenoida yang dikombinasikan pada
proses elektrolisis meliputi solenoida dengan jumlah lilitan 500, 1000, dan
1500. Larutan elektrolit yang digunakan adalah asam sulfat H2SO4 0,5 M dan KOH
30%. Sedangkan elektroda yang digunakan batang grafit pensil 2B sebagai anoda
dan platina sebagai katoda. Hasil yang diperoleh dari metode elektrolisis kemudian
difiltrasi menggunakan pompa filtrasi vakum untuk menghasilkan graphite oxide.
Graphite oxide kemudian melewati proses lebih lanjut untuk menghasilkan
graphene oxide. Proses tersebut diantarannya pendispersian dalam larutan DMF,
ultrasonifikasi, dan sentrifugasi. Pengujian karakterisasi graphene oxide menggunakan
spektrofotometer UV-Vis. Hasil penelitian menujukkan bahwa: 1) telah berhasil
disintesis material grapheme oxide dengan metode elektrolisis yang
dikarakterisasi menggunakan uji spektrofometer UVVis, 2) pengaruh solenoida
terhadap sintesis graphene oxide adalah menimbulkan panas yang dapat meningkatkan
suhu elektrolisis, dimana suhu ini dapat mempercepat terkikisnya
lembaran-lembaran grapheme dari batang grafit, dan 3) dari hasil UV-Vis sampel
graphene oxide, semakin banyak jumlah lilitan maka nilai absorbansi absolut
pada puncak pertama semakin naik. Hal ini menunjukkan bahwa adanya kombinasi
medan magnet solenoida selain memberikan pengaruh suhu pada saat elektrolisis,
yaitu dapat mempengaruhi nilai absorbansi.
Penulis: Oktiana Lusi Priyani
Kode Jurnal: jpfisikadd160551