Penerapan Pembelajaran Berbasis Masalah Melalui Metode Eksperimen dan Demonstrasi Ditinjau dari Kemampuan Menggunakan Alat Ukur dan Sikap Ilmiah Siswa
Abstract: Tujuan penelitian
ini adalah untuk mengetahui: pengaruh metode pembelajaran eksperimen dan
demonstrasi terhadap prestasi belajar, pengaruh kemampuan menggunakan alat
ukur, pengaruh sikap ilmiah, interaksi antara metode pembelajaran dengan
kemampuan menggunakan alat ukur terhadap prestasi belajar, (5) interaksi antara
metode pembelajaran dengan sikap ilmiah, interaksi antara kemampuan menggunakan
alat ukur dengan sikap ilmiah, interaksi antara metode pembelajaran dengan
kemampuan menggunakan alat ukur dan sikap ilmiah. Penelitian ini menggunakan
metode eksperimental (experimental research). Populasi penelitian adalah seluruh
siswa kelas XI program IPA SMA Negeri 12 Bandar lampung tahun pelajaran
2012/2013, sebanyak 8 kelas. Sampel penelitian ditentukan secara acak dengan
teknik cluster random sampling sebanyak dua kelas. Kelas eksperimen 1 dengan
metode eksperimen dan kelas eksperimen 2 dengan metode demonstrasi. Teknik
pengumpulan data menggunakan metode tes untuk mendapatkan data prestasi belajar
kognitif dan kemampuan menggunakan alat ukur, sedangkan metode angket untuk
mendapatkan informasi sikap ilmiah dan prestasi belajar afektif. Uji hipotesis
penelitian menggunakan anava tiga jalan dengan desain faktorial 2x2x2 dan
frekuensi sel tidak sama. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa: (1)
Tidak ada pengaruh penggunaan metode pembelajaran eksperimen dan demonstrasi terhadap
prestasi kognitif (p-value = 0,151) dan afektif (p-value = 0,368). (2) Tidak
ada pengaruh kemampuan menggunakan alat ukur terhadap prestasi kognitif
(p-value = 0,593) dan afektif (p-value = 726). (3) Tidak ada pengaruh sikap
ilmiah terhadap prestasi kognitif (p-value = 0,399) dan afektif (p-value =
0,084). (4) Tidak ada interaksi antara metode pembelajaran dengan kemampuan
menggunakan alat ukur terhadap prestasi kognitif (p-value = 0,832). (5) Tidak
ada interaksi antara metode pembelajaran dengan sikap ilmiah terhadap prestasi
kognitif (p-value = 0,839). (6) Tidak ada interaksi antara kemampuan
menggunakan alat ukur dengan sikap ilmiah terhadap prestasi kognitif (p-value =
318). (7) Ada interaksi antara metode pembelajaran dengan kemampuan menggunakan
alat ukur dan sikap ilmiah terhadap prestasi kognitif (p-value = 0,029).
Penulis: Sodikin
Kode Jurnal: jpfisikadd151028