PENERAPAN MODEL COOPERATIVE LEARNING TIPE THINK PAIR SHARE (TPS) UNTUK MENINGKATKAN HIGH ORDER THINKING PADA MATA PELAJARAN FISIKA PESERTA DIDIK KELAS X MAN YOGYAKARTA 3
Abstrak: Penelitian ini
bertujuan untuk: (1) Mengetahui perbedaan kemampuan berpikir tingkat tinggi
fisika aspek kognitif peserta didik yang mengikuti pembelajaran dengan model
cooperative learning tipe TPS dan model directinstructional, dan (2) Mengetahui
perbedaan peningkatan kemampuan berpikir tingkat tinggi fisika aspek kognitifpeserta
didik yang mengikuti pembelajaran dengan model cooperative learning tipe TPS
dan model directinstructional. Metode Penelitian yang digunakan dalam
penelitian ini adalah Quasi Experimental, dengan desain penelitian pretest-
posttest group design. Populasi dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas
X MAN Yogyakarta 3. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik
Nonprobability Purposive Sampling yang terdiri atas 30peserta didik kelas X IPA
2 sebagai kelas eksperimen dan 30 peserta didik kelas X IPA 5 sebagai kelas
kontrol,teknik pengumpulan data dilakukan dengan memberikan tes (pretest dan
posttest). Teknik pengujian instrumenmenggunakan program analisis butir QUEST
dan teknik pengujian prasyarat analisis menggunakan uji Normalitas dan uji
Homogenitas. Sedangkan teknik pengujian hipotesis menggunakan uji independent
sample t test dan peningkatan kemampuan berpikir tingkat tinggi menggunakan
rerata standart gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Terdapat
perbedaan kemampuan berpikir tingkat tinggi antara pembelajaran menggunakan
model cooperative learning tipe TPS dengan model direct instructional.
Kemampuan berpikir tingkat tinggi peserta didik yang menggunakan model pembelajaran
kooperatif tipe TPS lebih tinggi dibandingkan dengan model direct
instructional. (2) Berdasarkan rerata standar gain, peningkatan kemampuan
berpikir tingkat tinggi fisika aspek kognitif peserta didik yang menggunakan
modelcooperative learning tipe TPS lebih baik dibandingkan dengan peserta didik
yang menggunakan model direct instructional, sehingga bisa dikatakan terdapat
perbedaan peningkatan yang cukup signifikan.
Penulis: Azza Ismu Annisa
Kode Jurnal: jpfisikadd160634