STRUKTUR KOMUNITAS MANGROVE ASOSIASI DI SEKITAR AREA TAMBAK DESA BALANDATU KEPULAUAN TANAKEKE KABUPATEN TAKALAR SULAWESI SELATAN
Abstract: Penelitian tentang
struktur komunitas mangrove asosiasi di sekitar area tambak telah dilakukan
pada bulan Mei-Desember 2016 di Desa Balandatu Kecamatan Mappakasunggu
Kabupaten Takalar Sulawesi Selatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
jenis, kerapatan, frekuensi, penutupan, INP, SDR (Standard Dominance Rasio),
dan penyebaran mangrove asosiasi di daerah tersebut, serta membandingkan
struktur komunitas mangrove asosiasi di daerah tambak dan non tambak.
Pengambilan dilakukan dengan metode purposive sampling menggunakan transek
sabuk di daerah tambak dan transek kuadrat di daerah non tambak. Data yang
diperoleh dianalisis secara kuantitatif untuk mendapatkan nilai SDR (Standard
Dominance Rasio). Data penyebaran spesies dihitung berdasarkan Indeks Morisita.
Dari hasil pengambilan data diperoleh 36 spesies mangrove asosiasi dari 22
familia, terdiri dari 11 spesies (7 familia) di daerah tambak dan 26 spesies
(19 familia) di daerah non tambak. Nilai SDR tertinggi dari 5 stasiun di daerah
tambak terdapat di stasiun 1 ditemukan pada rumput Fimbristylis cymosa dengan
nilai 100%, sedangkan di daerah non tambak nilai SDR tertinggi ditemukan di
stasiun 3 pada semak Kirinyu Eupatorium odoratum dengan nilai 75,48 %. Mangrove asosiasi umumnya memiliki pola
penyebaran mengelompok. Dapat disimpulkan bahwa mangrove assosiasi di daerah
non tambak dan tambak memiliki struktur komunitas berbeda dengan penyebaran
mengelompok.
Penulis: Riska Annisa, Dody
Priosambodo, Muhtadin Asnadi Salam, Slamet Santosa
Kode Jurnal: jpbiologidd170042