PROSES BERPIKIR SISWA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA DALAM MENYELESAIKAN MASALAH BANGUN RUANG SISI DATAR BERDASARKAN TEORI VAN HIELE
Abstract: Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui proses berpikir siswa dalam menyelesaikan masalah
bangun ruang sisi datar sisi datar berdasarkan Teori Van Hiele, yang meliputi
proses berpikir dalam pembentukan pengertian, pembentukan pendapat dan
penarikan kesimpulan. Sedangkan tahapan pemikiran Teori Van Hiele meliputi
informasi, orientasi, penjelasan, orientasi bebas dan integrasi. Jenis
penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif. Subyek penelitian
adalah enam siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Kebonsari Kabupaten Madiun.
Pengambilan subyek berdasarkan hasil rapor siswa pada mata pelajaran matematika
yaitu dua siswa berkemampuan tinggi, dua siswa berkemampuan sedang dan dua
siswa berkemampuan rendah. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan metode tes
dan wawancara. Teknik keabsahan data dilakukan dengan triangulasi yaitu
membandingkan data hasil tes dan wawancara. Data hasil penelitian dianalisis
melalui reduksi data, penyajian data dan verifikasi data atau penarikan
kesimpulan. Kesimpulan dari hasil penelitian ini adalah siswa kategori tinggi
memiliki kecenderungan mampu menggunakan unsur-unsur proses berpikir dengan
indikator pembentukan pengertian, pembentukan pendapat dan penarikan kesimpulan
secara tepat. Siswa dapat memecahkan masalah bangun ruang sisi datar dengan
benar dan tepat sesuai dengan langkah-langkah penyelesaian masalah secara
terurut. Siswa kategori sedang memiliki kecenderungan mampu menggunakan
unsur-unsur proses berpikir dengan indikator pembentukan pengertian,
pembentukan pendapat dan penarikan kesimpulan secara kurang tepat. Pada umumnya
siswa berkemampuan sedang dapat memecahkan masalah bangun ruang sisi datar
dengan benar tetapi kurang tepat. Siswa kategori rendah memiliki kecenderungan
tidak mampu menggunakan unsur-unsur proses berpikir dengan indikator
pembentukan pengertian, pembentukan pendapat dan penarikan kesimpulan secara
tidak tepat. Pada umumnya siswa berkemampuan rendah tidak dapat memecahkan
masalah bangun ruang sisi datar sesuai langkah-langkah pemecahan masalah.
Penulis: Titin Masfingatin
Kode Jurnal: jpmatematikadd141458