Phylogenetic relationships within Cockatoos (Aves: Psittaciformes) Based on DNA Sequences of The Seventh intron of Nuclear β-fibrinogen gene
ABSTRAK: Hubungan Kekerabatan
Kakatua (Aves: Psittaciformes) Berdasarkan Sekuen DNA dari Intron ke Tujuh dari
Gen β--fibrinogen. Hubungan kekerabatan diantara burung kakatua masih menjadi
perdebatan, khususnya menyangkut posisi dari Nymphycus hollandicus. Intron pada
gen β-fibrinogen telah diketahui berguna untuk mempelajari filogeni dari
beberapa kelompok burung, oleh karena itu penelitian ini menggunakan sekuen DNA
dari intron ketujuh pada gen ini (β-fibint7) untuk mengkonstruksi filogeni dari
enam genus (Cacatua, Callocephalon, Eolophus, Calyptorhynchus, Probosciger, dan
Nymphicus) yang terdapat di dunia berdasarkan analisis neighbor-joining (NJ)
and maximum-parsimony (MP). Ditemukan beberapa indel (insersi-delesi) pada
sekuen DNA dari â-fibint7 kakatua, sehingga panjang sekuen DNA bervariasi
diantara taxa-taxa yang diteliti. Tidak terjadi saturasi antara substitusi transisi
dengan transversi, dan juga antara transversi dengan jarak genetik. Tribe
Cacatuiniyang terdiri dari tiga genus Cacatua, Callocephalon, dan Eolophus
bersifat monophyletic. Meskipun hubungan diantara spesies dari genus Cacatua
tidak terungkap dengan jelas, tetapi C. alba, C. galerita, C. goffini, C. sanguinea,
C. moluccensis dan C. sulphurea berada di dalam satu group, dan C. leadbeateri
relatif terpisah dari species-species congeneric lainnya. Callocephalon secara
filogenetik terpisah jauh dari genus-genus lainnya pada tribe Cacatuini. Tribe
Calyptorhyncini yang terdiri dari Probosciger dan Calyptorhynchus adalah
paraphyletic. Calyptorhynchus tampak monophyletic. Nymphicus (tribe
Calopsittacini) menjadi clade basal dari kakatua.
Penulis: Dwi Astuti
Kode Jurnal: jpbiologidd110303