PENGARUH WAKTU PERENDAMAN GIBERELIN TERHADAP PERTUMBUHAN KUNYIT (Curcuma domestica Val) YANG DITANAM PADA CAMPURAN MEDIA SEKAM DAN KOTORAN BURUNG MERPATI

Abstrak: Penelitian mengenai pengaruh waktu perendaman giberelin terhadap pertumbuhan kunyit (Curcuma domestica Val) yang ditanam pada campuran media sekam dan kotoran burung merpati telah dilakukan. Tujuan penelitian adalah untuk mendapatkan waktu perendaman dengan giberelin dan kombinasi campuran media sekam dan kotoran burung merpati yang terbaik untuk pertumbuhan tanaman kunyit. Metode penelitian dilakukan dengan metode eksperimental menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) yang terdiri dari 2 faktor. Faktor pertama waktu perendaman dalam giberelin 500 ppm yang terdiri dari 5 taraf dan faktor kedua campuran media tanam yang terdiri dari 3 taraf. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan Analisis Varians (ANAVA), apabila berbeda nyata dilakukan Uji Jarak Berganda Duncan (α = 0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa waktu perendaman giberelin selama 4 jam merupakan waktu yang terbaik untuk pertumbuhan rata-rata tinggi tunas dan berat rimpang secara berturut-turut adalah 37.7 cm dan 121.54 gram pada umur 3 bulan setelah tanam pada tanaman kunyit (Curcuma domestica Val). Pada parameter waktu muncul tunas dengan lama perendaman 4 jam merupakan waktu yang paling lama dalam menumbuhkan tunas kunyit. Campuran media tanam M3 (tanah : sekam : kotoranburung merpati) merupakan media yang terbaik dalam pertumbuhan tanaman kunyit (Curcuma domestica Val). Namun pada parameter jumlah tunas tidak menunjukkan pengaruh terhadap lama waktu perendaman maupun media tanam.
Kata kunci: Kunyit (Curcuma domestica Val), Giberelin, Campuran media tanam, Lama waktu perendaman
Penulis: Amala Lastari Utami, Titin Supriatun, Tia Setiawati
Kode Jurnal: jpbiologidd150775

Artikel Terkait :