PENGARUH PENAMBAHAN AMPAS TAHU PADA MEDIA BIBIT INDUK JAGUNG TERHADAP PERTUMBUHAN MISELIUM DAN BOBOT BIBIT INDUK JAMUR TIRAM PUTIH (Pleurotus ostreatus (Jacq. ex Fr.) Kummer)

Abstrak: Telah dilakukan penelitian mengenai pengaruh penambahan ampas tahu pada media bibit induk jagung terhadap pertumbuhan miselium dan bobot bibit induk jamur tiram putih (Pleurotus ostreatus (Jacq. ex Fr.) Kummer). Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan takaran penambahan ampas tahu yang tepat pada media bibit induk jagung, guna menghasilkan pertumbuhan miselium dan bobot bibit induk jamur tiram putih yang maksimum. Metode yang digunakan adalah ekperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) satu faktor, yaitu penambahan ampas tahu (P) terdiri dari enam taraf perlakuan dan diulang sebanyak empat kali. Perlakuan tersebut terdiri dari komposisi media bibit induk jagung (MBIJ) 100% dan ditambahkan ampas tahu 0% (p0), 5% (p1), 10% (p2), 15% (p3), 20% (p4) dan 25% (p5). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan ampas tahu pada media bibit induk jagung berpengaruh terhadap rata-rata pertambahan panjang miselium dan waktu pertumbuhan miselium mencapai 100%, namun tidak berpengaruh terhadap bobot bibit induk. Penambahan ampas tahu 25% (p5) merupakan perlakuan terbaik dengan rata-rata pertambahan panjang miselium sebesar 10,95%/hari dan waktu pertumbuhan miselium mencapai 100% selama 11 hari.
Kata kunci: ampas tahu, jamur tiram putih, media bibit induk jagung, miselium
Penulis: Lestari Rahayu, Betty Mayawatie Marzuki, Nia Rossiana
Kode Jurnal: jpbiologidd150773

Artikel Terkait :