PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK KULIT BUAH MANGGIS (GARCINIA MANGOSTANA) TERHADAP GAMBARAN HISTOLOGIK TRAKEA DAN PARU-PARU MENCIT (MUS MUSCULUS) YANG TERPAPAR ASAP ROKOK
Abstract: Tujuan dari
penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak kulit buah
manggis (Garcinia mangostana) terhadap
gambaran histologik trakea dan paru-paru mencit (Mus musculus) yang
terpapar asap rokok. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental. Terdiri
dari 5 kelompok yaitu kontrol negatif (KI), kontrol positif (KII) dan kelompok
perlakuan yang masing-masing menggunakan variasi dosis ekstrak kulit buah manggis
280 mg/KgBB (KIII) ,560 mg/KgBB (KIV) dan 840 mg/KgBB (KIV) yang diberikan per
oral kepada mencit yang terpapar asap rokok dari 2 batang rokok perhari selama
30 hari. Variabel yang diamati adalah kerusakan histologik trakea dan
paru-paru. Parameter kerusakan histologik meliputi jumlah sel epitel trakea dan
deskripsi gambaran histologik paru-paru mencit akibat perlakuan. Data hasil
pengamatan histologik trakea dianalisis dengan Kruskal Wallis untuk melihat
pengaruh perlakuan terhadap respon yang diamati (p ≤ 0,05) dan pada pengamatan
histologik paru-paru dianalisis secara deskriptif. Hasil analisis data
menunjukkan ekstrak kulit buah manggis berpengaruh menurunkan jumlah kerusakan
sel epitel trakea mencit yang terpapar asap rokok. Ekstrak kulit buah manggis
tidak berpengaruh pada gambaran histologik paru-paru mencit yang terpapar asap
rokok.
Penulis: Cahaya Utami, Tri
Harjana, Sukiya
Kode Jurnal: jpbiologidd170081