MODEL PENYERAPAN OBAT UNTUK INTERVAL DAN DOSIS BERBEDA
Abstrak: Pada artikel ini akan
dibahas akumulasi jumlah obat dalam aliran darah untuk dua metode pemberian obat.
Metode pertama obat diberikan setiap 12 jam dengan dosis 12,5 mg, sedangkan
metode kedua obat diberikan setiap 24 jam dengan dosis 25 mg. Hasil perhitungan
menunjukkan bahwa metode kedua menghasilkan akumulasi jumlah obat dalam aliran
darah yang lebih banyak daripada metode pertama.
Penulis: I NYOMAN WIDANA
Kode Jurnal: jpmatematikadd100088