KEANEKARAGAMAN MAKROFAUNA TANAH DAERAH PERTANIAN APEL SEMI ORGANIK DAN PERTANIAN APEL NON ORGANIK KECAMATAN BUMIAJI KOTA BATU SEBAGAI BAHAN AJAR BIOLOGI SMA
ABSTRAK: Jenis penelitian yang
digunakan adalah penelitian deskriftif kuantitatif. Penelitian ini dilakukan
pada tanggal 20-23 April 2014 dengan metode plot (kuadrat) dan menggunakan
jebakan (Pittfall Trap). Penelitian dilakukan dengan bertujuan untuk mengetahui
jenis makrofauna tanah, parameter ekologi, indeks keanekaragaman jenis, dan
indeks kemerataan jenis yang terdapat pada pertanian apel semi organik dan
pertanian apel non organik. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa makrofauna tanah yang ditemukan terdiri dari jenis
Platydracus sp, Phyllophoga sp, Geophilus sp, Helicodiscus sp, Gryllus sp,
Gryllotalpa gryllotalpa, Pirata piraticus, Pisaurina mira, Megascolex sp,
Sigmoria trimaculata, Pachycodyla sp, Anoplolepis gracilipes, Iridomyrmex sp, Camponotus
sp, dan Pheidole moerens. Parameter ekologi makrofauna tanah adalah: (1)
Kepadatan berkisar antara 2,667 ind/m2 - 416,889 ind/m2, kepadatan relatif
berkisar antara 0,004 - 0,487. kepadatan terendah jenis Pisaurina mira dan
tertinggi jenis Irydomyrmex sp. (2) Frekuensi berkisar antara 0,063 - 0,844,
frekuensi relatif berkisar antara 0,010 – 0,176 dengan nilai frekuensi terenda
jenis Phyllophaga sp dan tertinggi jenis Irydomyrmex sp. (3) Indeks nilai
penting tertinggi jenis Irydomyrmex sp 0,687, terendah Pisaurina mira 0,011.
Indeks keanekaragaman jenis Shannon wiener (H’) 1,719 atau kategori
keanekaragaman jenis rendah. Nilai evennes (E) yaitu 0,62 yang berarti populasi
cenderung merata (E mendekati 1). Kelimpahan berkisar 1 - 16,63, terendah jenis
Pisaurina mira dan tertinggi jenis Irydomyrmex sp.(4) Hasil penelitian ini
digunakan sebagai bahan ajar Biologi SMA dalam bentuk poster.
Penulis: Yusron Aminullah,
Nurul Mahmudati, Siti Zaenab
Kode Jurnal: jpbiologidd150823