ISOLASI SENYAWA DARI EKSTRAK HEKSAN PURWOCENG (PIMPINELLA ALPINE MOLK) DAN TOKSISTASNYA DENGAN BSLT
ABSTRACT: Tanaman Purwoceng
(Pimpinella alpina Molk) meskipun telah lama digunakan sebagai obat
tradisional, namun belum banyak dilakukan eksplorasi komponen kimiawinya. Pada
penelitian ini dilakukan isolasi dan uji toksisitas dari ekstrak heksan
Pimpinella alpine Molk.
Metoda pemisahan dan pemurnian dilakukan dengan menggunakan teknik
kromatografi kolom vakum (KKV) dan analisis struktur dengan GC-MS. Uji
toksisitas dilakukan menggunakan metoda BSLT (Brine shrimp lethality Test).
Hasil KKV diperoleh tiga fraksi (A, B dan C) dan hasil pemisahan bertahap
terhadap fraksi C diperoleh cairan berwarna kuning. Hasil analisis dengan GC-MS
tedapat 15 puncak dengan komponen mayor meliputi 2-tetradecena, 4-cosena,
2-cosena dan 6-tetracosena. Nilai LC 50 dari ekstrak total heksan dan fraksi A,
B dan C berturut-turut sebesar 11,07 µg/mL, 198,71 µg/mL , 29005,71 µg/mL dan
18900.36 µg/mL. Dari nilai LC 50 diketahui bahwa fraksi C bersifat tidak toksik
dibandingkan dengan fraksi lainnya.
Penulis: Marini, Meiny Suzery
Kode Jurnal: jpmatematikadd120303