HUBUNGAN PANJANG-BOBOT DAN ASPEK REPRODUKSI IKAN GABUS (Channa striata) HASIL TANGKAPAN DI PERAIRAN PARUNG, JAWA BARAT

Abstrak: Ikan gabus merupakan komoditas ikan air tawar yang bernilai ekonomis tinggi, meskipun ikan gabus sudah dipelihara sebagai komuditas budidaya namun sebagian besar di Nusantara merupakan hasil tangkapan dari alam, baik berupa ukuran konsumsi maupun benih. Peningkatan kebutuhan ikan gabus dapat mempengaruhi stok di perairan umum dan dapat mengancam kelangsungan hidup di habitat asli. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh informasi tentang keragaman hasil tangkapan ikan gabus diperairan rawa, Parung Jawa Barat dan untuk mengetahui pola pertumbuhan dan perkembangan ikan gabus melalui analisis hubungan panjang-bobot dan aspek reproduksi. Koleksi data meliputi pengamatan indeks kematangan gonad, gonado indeks dan pengamatan pertumbuhan melalui pengukuran hubungan panjang-bobot ikan. Ikan sampel diambil sebanyak tiga puluh lima ekor untuk diukur panjang, bobot tubuh dan bobot gonad. Hasil penghitungan panjang–bobot diperoleh nilai koefsien regresi (b) 2,875, nilai ini menunjukan bahwa ikan bersifat allometrik negatif, dan faktor kondisi ikan berkisar 0,312-2,03 dengan nilai determinan (R2) 0,95. Jika dilihat dari nilai IG ikan betina yang berkisar 1,76-66,42 dengan nilai IKG berkisar 0,22-6,94%, angka ini menunjukan bahwa hasil tangkapan cenderung ikan-ikan yang telah matang gonad dan terdapat hubungan yang erat antara bobot gonad dengan bobot tubuh ikan, dengan nilai keragaman ikan jantan 16,31 % dan ikan betina 19,99 %.
Kata kunci: aspek reproduksi, Channa striata, tangkapan, random, Parung, Jawa Barat
Penulis: Irin Iriana Kusmini, Vitas Admadi Prakoso, Deni Radona, Fera Permata Putri
Kode Jurnal: jpbiologidd150783

Artikel Terkait :