Geographical classification of Java Tea (Orthosiphon stamineus) from Java Island by FTIR Spectroscopy Combined with Canonical Variate Analysis
ABSTRAK: Spektroskopi FTIR dan
kombinasinya dengan analisis variat kanonis telah digunakan untuk membedakan kumis
kucing (Orthosiphon stamineus) berdasarkan asal geografis tumbuhnya. Spektrum
FTIR semua sampel kumis kucing dibuat pada kisaran inframerah tengah (bilangan
gelombang 4000-400 cm-1). Prapemrosesan sinyal pada spektrum FTIR yang
diperoleh dilakukan sebelum diolah dengan analisis variat kanonis menggunakan
variat normal standar. Kombinasi spektrum FTIR pada bilangan gelombang 1800-900
cm-1 dan analisis variat kanonis dapat membedakan asal geografis tumbuh kumis
kucing. Metode yang dikembangkan ini dapat digunakan untuk tujuan identifikasi
asal geografis tumbuh kumis kucing berdasarkansampel yang digunakan pada studi ini.
Penulis: Mohamad Rafi, Edy
Djauhari Purwakusuma
Kode Jurnal: jpmatematikadd150858