Efek Pemberian Kadmium dan Salinitas terhadap Akumulasi Kadmium pada Daging Udang Regang [Macrobrachium sintangense (De Man)]
ABSTRAK: Kadmium merupakan
logam berat toksik yang bisa terakumulasi pada organisme air. Udang regang [Macrobrachium
sintangense (De Man)] merupakan salah satu udang air tawar yang mampu hidup
pada kisaran salinitas yang tinggi. Keberadaan Cd dalam tubuh organisme akan
menyebabkan kerusakan beberapa organ tubuh terutama yang berhubungan dengan
bioakumulasi dan biotransformasi dalam tubuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi
pengaruh dan interaksi antara konsentrasi Cd dan salinitas terhadap akumulasi
Cd pada daging udang regang. Jenis penelitian ini adalah penelitian
eksperimental menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 9 perlakuan dan 4
kali ulangan. Perlakuan tersebut yaitu Cd 0 ppb dengan salinitas 0 0 / 00 , 10
0 / 00 , 20 0 / 00 , Cd 30 ppb
dengan salinitas 0 0 / 00 , 10 0 / 00 , 20
0 / 00 , dan Cd 300 ppb dengan salinitas
0 / 00 , 10 0 / 00 , 20 0 / 00 . Teknik pengumpulan data dilakukan
dengan pengukuran faktor fisik dan kimia media, pengukuran salinitas media uji,
pengukuran Cd pada media uji dan akumulasi Cd pada daging udang regang.
Analisis data dilakukan dengan melakukan uji statistik yaitu Uji Anava Dua Arah
dan Uji Duncan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi Cd dan salinitas
dengan pengaruh tinggi terhadap akumulasi Cd pada daging udang regang adalah
konsentrasi Cd 30 ppb dan salinitas 0 0
/ 00 . Interaksi antara konsentrasi Cd dan salinitas yang optimal terhadap
akumulasi Cd pada daging udang regang adalah konsentrasi Cd 300 ppb dan
salinitas 20 0 / 00 .
Penulis: Citra Bagus Ari-MNF,
Nur Kuswanti, Fida Rachmadiarti
Kode Jurnal: jpbiologidd160094