PENGARUH PELATIHAN REGULASI EMOSI TERHADAP PENINGKATAN SUBJECTIVE WELL BEING PADA PENDERITA DIABETES MELLITUS
Abstract: Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui pengaruh pelatihan regulasi emosi terhadap peningkatan
subjective well being yang dialami oleh penderita diabetes mellitus. Subjek
dalam penelitian ini adalah para penderita diabetes mellitus. Pengumpulan data
dilakukan dengan menggunakan skala subjective well being, wawancara dan
observasi. Rancangan penelitian yang digunakan adalah pretest posttest control
group design. Analisis penelitian yang digunakan adalah analisis kuantitatif
dan kualitatif. Analisis kuantitatif dengan uji hipotesis menggunakan analisis
uji t dengan gained score untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh pelatihan
regulasi emosi terhadap subjective well being pada kelompok penelitian sebelum
dan setelah diberikan pelatihan. Analisis kualitatif dilakukan berdasarkan
hasil observasi, wawancara, lembar kerja. Hasil penelitian yaitu pada prates
dan pascates subjective well being menunjukkan bahwa ada perbedaan subjective
well being setelah diberikan pelatihan dengan nilai t= 3,980, p=0,003
(p<0,05). Pada pascates dan follow up kelompok penelitian tidak terdapat
perbedaan subjective well being dengan nilai t= 1,240, p=0,243 (p<0,05).
Kesimpulan penelitian ini adalah ada perbedaan subjective well being antara
kelompok eksperimen yang diberikan perlakuan pelatihan regulasi emosi dengan
kelompok kontrol yang tidak diberikan perlakuan regulasi emosi.
Penulis: Anita Rakhmawaty,
Tina Afiatin, Rr. Indahria Sulistya Rini
Kode Jurnal: jppsikologikepribadiandd110035