PENGARUH KOMITMEN ORGANISASIONAL TERHADAP TURNOVER INTENTION (SURVEI PADA KARYAWAN HOTEL SWISS-BELINN MALANG)
ABSTRAK: Beberapa penelitian
menemukan bahwa industri perhotelan menjadi salah satu industri yang memiliki
tingkat turnover karyawan tinggi. Tingginya tingkat perputaran karyawan akan
berdampak pada kualitas pelayanan dan biaya yang akan ditimbulkan dari pergantian
dan rekruitmen karyawan. Pengukuran turnover intention karyawan diperlukan
untuk mengetahui tingkat turnover yang sebenarnya. Tujuan dari penelitian ini
adalah menguji pengaruh komitmen organisasional (komitmen afektif, komitmen
normatif, dan komitmen berkelanjutan) terhadap turnover intention. Analisis
data menggunakan analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan
bahwa 1) Komitmen Afektif berpengaruh tidak signifikan terhadap Turnover
Intention; 2) Komitmen Normatif berpengaruh signifikan terhadap Turnover
Intention; 3) Komitmen Berkelanjutan berpengaruh signifikan terhadap Turnover
Intention; 4) Komitmen Afektif, Komitmen Normatif, dan Komitmen Berkelanjutan
secara simultan berpengaruh signifikan terhadap Turnover Intention. Temuan dalam
penelitian menunjukkan bahwa karyawan Hotel Swiss-Belinn Malang memiliki
komitmen afektif yang diindikasikan tinggi, namun tetap memiliki kemungkinan
untuk berpindah pekerjaan apabila ada kesempatan untuk memperoleh pekerjaan
yang lebih baik.
Kata Kunci: Komitmen
Organisasional, Komitmen Afektif, Komitmen Normatif, Komitmen Berkelanjutan,
Turnover Intention
Penulis: Titis Satwari,
Mochammad Al Musadieq, Tri Wulida Afrianty
Kode Jurnal: jpadministrasinegaradd160866