PEMBENTUKAN IDENTITAS ORIENTASI SEKSUAL PADA REMAJA GAY
ABSTRAK: Pembentukan identitas
mencapai titik kulminasi pada masa remaja akhir dan akan berlanjut terus
sepanjang rentang hidup manusia. Remaja diharapkansudah menemukan orientasi
seksual atau arah ketertarikan seksualnya(heteroseksual atau homoseksual).
Norma umum yang berlaku lebihmenyukai jika seseorang menyukai orientasi seksual
ke arah heteroseksual. Tidak dipungkiri ada remaja yang memilih orientasi
seksualitas sebagaihomoseksual yaitu lesbian dan gay. Menurut Vivienne Cass,
terdapat enam tahapan dalam pembentukan identitas gay dan lesbian. Tidak semua
gaydan lesbian dapat mencapai tahap keenam, tergantung di dalam masingmasing
tahapan, pada seberapa nyaman seseorang dengan orientasi seksualnya. Tujuan
penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran secaralengkap tentang tahap
pembentukan identitas diri pada remaja gay.Subjekyang dilibatkan dalam
penelitian ini adalah tiga remaja gay berusia 18 sampai 22 tahun. Teknik
sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalahpurposive sampling.
Pembentukan identitas diri pada ketiga subjek telahmencapai tahap yang
berbeda-beda. Subjek 1 telah mampu mencapai tahap akhir yaitu tahap sintesis,
subjek 2 sampai pada tahap penerimaan, dan subjek 3 sampai pada tahap
kebanggaan.
Penulis: Ratri Endah Mastuti;
Rachmad Djati Winarno, Lita Widyo Hastuti
Kode Jurnal: jppsikologiperkembangan120070