Model Kooperatif TGT Dalam Pembelajaran Fisika di MAN 2 Jember (Pokok Bahasan Analisis Gerak Lurus Dua Dimensi)
Abstrak: Tujuan penelitian ini
adalah untuk mengetahui dampak penggunaan model pembelajaran koperatif TGT
terhadap hasil belajar fisika siswa MAN 2 Jember pada pokok bahasan analisis
gerak lurus dua dimensi. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan
penentuan sampel menggunakan purposive sampling area. Hasil penelitian yang
pertama adalah nilai aktivitas siswa, presentase aktivitas tertinggi adalah
mendengarkan penjelasan guru (89.87%), sementara persentase aktivitas terendah
adalah menjawab pertanyaan (67.76%). Presentase rata-rata aktiitas belajar
siswa dari setiap pertemuan adalah sebagai berikut: pertemuan pertama (83.54%)
, pertemuan kedua (83.56%) dan pertemuan ketiga (84.22%). Presentase aktivitas
siswa secara klasik sebesar (83.77 %). Apabila presentase aktivitas siswa
tersebut disesuaikan dengan kriteria aktivitas siswa, maka aktivitas siswa
tersebut termasuk pada kriteria sangat aktif. Hasil penelitian yang kedua menggunakan
hasil post-test siswa sebagai indikator hasil belajar siswa. Rata-rata hasil
belajar kelas eksperimen sebesar 78.67 sedangkan rata-rata hasil belajar kelas
kontrol adalah 45.63. Sedangkan analisis hasil belajar menunjukkan bahwa nilai rata-rata
hasil belajar fisika kelas eksperimen lebih tinggi daripada kelas kontrol.
Penilaian skor hasil belajar menggunakan uji statistik didapatkan nilai Sig.
(1-tailed) sebesar 0.000 < 0,05. hasil dari uji statistik tersebut
menunjukkan bahwa model pembelajaran kooperatif TGT berpengaruh terhadap hasil
belajar fisika siswa MAN 2 Jember.
Penulis: Anna Farhiya
Ulfah, I Ketut Mahardika, Agus Abdul
Gani
Kode Jurnal: jppendidikandd152282