IMPLEMENTASI KONTRAK BISNIS TERHADAP BUDAYA LINTAS NEGARA DI JEPANG (STUDI PADA TENANTS DI CONNECT HOUSE CO., LTD)

ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan bagaimana implementasi kontrak tenants di Jepang dan kaitannya dengan budaya dari berbagai negara di luar Jepang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif murni atau yang biasa disebut dengan phenomenology. Hasil penelitian menunjukkan lima tahap sebagai implementasi dalam berkontrak di Jepang antara lain; (1) Creating information (2) Offer, (3) Negotiation, (4) Accepting, and (5) Completing contract. Selanjutnya pada tahap-tahap implementasi tersebut setiap negara memiliki pemikiran, kebiasaan, dan cara yang berbeda. Pendekatan budaya yang dilakukan antara lain; (1)  Individualism vs collectivism untuk melihat bagaimana pengambilan keputusan dalam hasil negosiasi; (2) Masculinity vs feminity untuk melihat sikap tenant dan perusahaan menegakkan isi kontrak; (3) Uncertainty Avoidance untuk melihat perilaku masyarakat dalam menghadapi situasi yang ambigu; (4) High vs low context untuk melihat kedetilan isi kontrak; (5) Universalism vs particularism untuk melihat kedudukan kontrak dan; (6) Internal vs external orientation untuk melihat perilaku dalam bernegosiasi.
Kata Kunci: implementasi, budaya, negosiasi, kontrak, tenants
Penulis: Andi Mitchel Douglas, Yusri Abdillah, Brillyanes Sanawiri
Kode Jurnal: jpadministrasinegaradd170039

Artikel Terkait :