ANALISIS PERBANDINGAN ANTARA PENDANAAN HUTANG JANGKA PANJANG DENGAN LEASING DALAM PENGADAAN AKTIVA TETAP (STUDI PADA PT. PION BERKAH SEJAHTERA MALANG)

ABSTRAK: Aktiva tetap merupakan bagian terpenting dalam kegiatan produksi perusahaan, terutama kendaraan dalam perusahaan jasa seperti perusahaan otobus. Bus pariwisata menjadi satu-satunya aktiva tetap yang digunakan dalam kegiatan perusahaan untuk menghasilkan pendapatan melalui jasa penyewaan bus pariwisata tersebut. Penelitian dilakukan di PT. Pion Berkah Sejahtera Malang, yang mana perusahaan akan melakukan penambahan satu unit bus pariwisata yang membutuhkan dana yang besar sehingga harus mencari alternatif sumber pendanaan hutang jangka panjang atau leasing karena sumber dana intern perusahaan tidak mencukupi untuk melakukan pembelian bus baru secara tunai sehingga perusahaan harus mencari sumber dana ekstern.. Hasil perhitungan menunjukkan nilai present value cash outflow hutang jangka panjang sebesar Rp.1.083.394.326,00 dan leasing sebesar Rp.1.163.462.880,00. Perbandingan antara hutang jangka panjang dengan leasing menunjukkan selisih sebesar Rp.80.068.554,00. Hasil keputusan menunjukkan alternatif hutang jangka panjang memiliki cash outflow terkecil dibandingkan dengan leasing dan perusahaan dapat menghemat biaya sebesar Rp.80.068.554,00.
Kata kunci: aktiva tetap, hutang jangka panjang, leasing, NPV
Penulis: Atika Damayanti, Moch. Dzulkirom, AR, Achmad Husaini
Kode Jurnal: jpadministrasinegaradd161044

Artikel Terkait :