Tuan Tanah dan Lurah : Relasi Politik Lokal Patron-Client di Desa Sukorejo Kecamatan Godanglegi Kabupaten Malang dalam Kurun Waktu 2007-2013
ABSTRAK: Artikel ini membahas
mengenai pola politik pedesaan yang ada dan diterapkan di Desa Sukorejo
Gondanglegi Malang. Relasi politik yang mengarah pada bentuk subsisten memberi
peluang tersendiri bagi Lurah Desa Sukorejo untuk terpilih dalam periode
kepemimpinan yang kedua. Sejak 2006 suara dan dukungan terus digalakan agar
posisi lurah mampu dipertahankan. Padahal, dalam sekali pemelihan lurah, calon
lurah harus mengeluarkan dana sebesar 300 Juta untuk para pendukungnya
sedangkan, gaji yang diterima lurah di Sukorejo kisaran Rp.1.500.000-
Rp.2.000.000,- dan tiga hektar tanah bengkok. Hal ini tentu menjadi ancaman
ekonomi tersendiri bagi si calon lurah ketika dinyatakan gagal terpilih. Akan
tetapi, kegagalan dapat diminimalisir ketika strategi patron-klien digunakan
oleh Lurah Abdi. Pola patron-klien
sebelumnya telah dijabarkan oleh James C. Scott sebagai pola yang cukup umum
digunakan dalam budaya pertanian subsisten seperti di Desa Sukorejo Gondang
Legi Malang. Dari paparan pola patron-klien dijelaskan bahwa dalam kebudayaan pertanian pedesaan Jawa, terdapat
model resiprositas politik yang dijumpai antara tuan tanah dan
masyarakat petani disekitarnya. Patron-klien yang diterapkan di Desa Sukorejo
mengaitkan keberadaan tuan tanah sebagai basis kekuatan utama lewat sistem
pertukaran atau resiprositas sepadan. Tentunya pola politik seperti ini
memiliki keunikan tersendiri, dimana terdapat pola hubungan politik yang
berbeda dari pola politik pada umumnya. Melalui metode penelitian etnografi
ulasan data yang disajikan didasarkan atas pengamatan secara langsung baik
melalui wawancara maupun observasi partisipasi. Kaitan metode penelitian
etnografi dalam memaparkan pembahasan politik Desa Sukorejo, analisis
difokuskan pada bagaimana pola dan korelasi sosial-budaya dibangun dalam relasi
patron-klien antara tuan tanah dan kepala Desa Sukorejo dalam kurun waktu
2007-2013? Dari fokus permasalahan
tersebut, analisis diarahkan pada pola dan model serta kaitan sebab akibat yang
terjadi dari proses relasi politik di Desa Sukorejo Gondanglegi Malang.
Penulis: Annise Sri Maftuchin
Kode Jurnal: jpantropologidd160097