THE POWER OF SYUKUR: Tafsir Kontekstual Konsep Syukur dalam al-Qur’an
Abstract: Dalam studi
al-Qur’an, syukur merupakan lawan dari kufur. Kufur dimaknai menutup diri,
sedangkan syukur diartikan membuka atau mengakui diri. Syukur termasuk bagian
dari ajaran Islam tentang “terima kasih” yang penting dan sangat diperhatikan
di mata Allah sekaligus juga bagi manusia. Efek positif syukur ditengarai bisa
membuat orang miskin menjadi kaya dan orang sedih menjadi bahagia. Namun
begitu, dalam praktiknya masih banyak orang yang belum mengamalkan ajaran
syukur itu secara maksimal dalam kehidupannya. Hal itu disinyalir karena adanya
pemahaman yang cenderung tekstual ketimbang kontekstual. Oleh karena itu,
tulisan ini lebih memfokuskan pada pembahasan tentang apa yang dimaksud syukur
dalam al-Qur’an? Bagaimana tafsir kontekstual konsep syukur dalam al-Qur’an
tersebut? Dan apa saja manfaat dan kedahsyatan syukur?
Penulis: Choirul Mahfud
Kode Jurnal: jpperadabanislamdd140316