STRATEGI KOMUNIKASI BIDAN UNTUK MENINGKATKAN PARTISIPASI IBU-IBU MENYUSUI DALAM PROGRAM ASI EKSKLUSIF DI JABON SIDOARJO

ABSTRAK: Program pemerintah tentang ASI Eksklusif dalam beberapa kurun terakhir ini menunjukkan ketidakberhasilan. Di kabupaten Sidoarjo misalnya, tingkat kepesertaan masyarakat dalam ASI Eksklusif masih tergolong rendah yakni sekitar 22,8 persen dari target yang dicanangkan sebesar 80 persen. Hal ini menarik untuk dikaji, karena itu tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi komunikasi yang digunakan bidan untuk meningkatkan partisipasi ibu-ibu menyusui dalam program ASI Eksklusif di wilayah kerja Puskesmas Jabon Sidoarjo. Penelitian deskriptif kualitatif ini menggunakan teknik snowball sampling dengan in-depth interview kepada key informan dan tigapuluh responden ibu-ibu menyusui di kecamatan Jabon Sidoarjo. Hasil dari penelitian ini adalah strategi komunikasi yang paling dominan digunakan oleh bidan adalahmenggunakan komunikasi dua arah (face to face) dengan teknik pendekatan persuasif dan metode redudancy. Hambatan-hambatan bidan terdiri dari hambataninternal dan eksternal. Hambatan internal adalah keengganan menyusui karenatakut bentuk payudara tidak indah lagi, pemahaman masyarakat tentang masalah bayi sehat yang menilai dari sisi fisik yang gemuk, ASI yang keluar adalahsedikit. Sedangkan hambatan eksternal adalah bayi kurang puas kalau hanya dengan ASI, alasan ibu yang bekerja, dan dari pihak keluarga terutama orang tua si-ibu yang beranggapan bahwa susu formula lebih baik. Tingkat partisipasi ibuibu menyusui masih dalam level tiga yakni tingkat konsultasi.
Kata Kunci: Strategi Komunikasi, Bidan, ASI Eksklusif
Penulis: Dedi Darmawan, Totok Wahyu Abadi
Kode Jurnal: jpkomunikasidd120146

Artikel Terkait :