SENI SEUDATI: Media Edukasi Sufstik dalam Mengembangkan Nilai Socio-Religius Masyarakat Aceh
Abstrak: Artikel ini bertujuan
mendeskripsikan relevansi seni tari Seudati sebagai media edukasi sufstik dalam
mengembangkan nilai socioreligius masyarakat Aceh untuk membangun kesadaran.
Karena itu, seni Seudati menjadi salah satu media edukasi nilai sosial
keagamaan yang dapat difungsikan sebagai media dalam transformasi nilai
socio-religious dalam masyarakat. Badan dokumentasi Aceh telah memberikan suatu
cacatan bahwa seni tari Seudati secara aktif menjadi media edukatif sufstik
dalam komunikasi nilai religious kepada publik. Studi kualitatif ini
memperlihatkan dalam masyarakat Aceh, bahwa seni tari Seudati pernah menjadi
media edukasi alternatif dalam mengedukasikan nilai positif dalam masyarakat
Aceh secara keseluruhan, meskipun keabsahannya secara minoritas masih
diperdebatkan hingga kini. Karena itu, terlepas dari pro dan kontra, seni tari
Seudati sebagai media edukasi sufstik perlu dipertimbangkan untuk meningkatkan
pembangunan kesadaranpublik di Aceh. Meskipun sejumlah teori maupun studi
tentang seni tariSeudati menyatakan bahwa tari ini sebagai media edukatif
sufstik yangsangat efektif terhadap nilai socio-religious masyarakat Aceh,
namunpendekatan edukatif sufstik menjadikan tari ini sebagai media edukatif untuk
mengkomunikasikan nilai kepada publik yang relevan dan adaptif.
Penulis: Ridwan Hasan
Kode Jurnal: jpperadabanislamdd130282