PERSEPSI SISWA TERHADAP KEDISIPLINAN: STUDI KASUS DI SMAN 14 SEMARANG

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi siswa terhadap kedisiplinan, juga untuk mengetahui penyebab remaja memiliki kebiasaan melanggar kedisiplinan. Disiplin sekolah adalah usaha sekolah untuk memelihara perilaku siswa agar tidak menyimpang dan dapat mendorong siswa untuk berperilaku sesuai dengan norma, peraturan dan tata tertib yang berlaku di sekolah. Remaja yang merupakan individu yang selalu menginginkan kebebasan dalam hidupnya (terutama terbebas dari otoritas orang tua atau guru) mempunyai kecenderungan untuk melepaskan diri dari berbagai aturan termasuk aturan kedisiplinan sekolah, sehingga siswa SMA mempunyai kecenderungan untuk berperilaku melanggar aturan. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan Ilmu Psikologi Pendidikan dan Psikologi Sosial, juga dapat memberikan manfaat bagi guru dan orang tua karena diharapkan dari hasil penelitian ini dapat memberikan kontribusi untuk dapat mengarahkan remaja menjadi lebih disiplin dalam hal apapun.
Dalam penelitian ini, metode yang ingin digunakan adalah metode penelitian deskriptif. Alat pengumpulan data yang digunakan adalah skala yang mengungkap persepsi siswa terhadap kedisiplinan, yang terdiri dari aspek ketaatan, kesetiaan, dan ketertiban, yang keseluruhan terdiri dari 28 item, serta angket terbuka yang mengungkap persepsi siswa terhadap peraturan sekolah
Subjek penelitian adalah siswa-siswi kelas XI SMAN 14 Semarang, sebanyak 249 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas kedisiplinan siswa SMAN 14 Semarang masih pada kategori sedang, artinya individu memiliki pemahaman yang cukup baik terhadap manfaat dari suatu peraturan dan manfaat dari disiplin
keywords: perception, students, discipline
Penulis: Anna Dian Savitri
Kode Jurnal: jpantropologidd130068

Artikel Terkait :