PENATAAN ARTISTIK PADA FESTIVAL “GUNUNG KROMONG PALIMANAN”
ABSTRACT: Festival “Gunung
Kromong Palimanan” merupakan festival seni budaya sebagai wujud aksi sosial
budaya dan pelestarian seni rakyat yang
bermuara pada kepedulian lingkungan. Metode yang digunakan adalah metode riset
pengabdian masyarakat dengan mengadakan aksi revitalisasi aset budaya,
mengkoordinasi generasi muda, mengadakan festival seni budaya. Melalui metode
tersebut, Festival seni budaya dapat terwujud dalam mengatasi perubahan sosial
budaya masyarakat dengan berpegang pada nilai-nilai budaya yang berlaku dalam
lingkungan masyarakat setempat. Konsep artistik Festival Gunung Kromong
menggunakan konsep pertunjukan yang disajikan dengan menggunakan tata panggung
realis dan tata pentas prosenium. Kegiatan seni pertunjukan adalah konsep
pertunjukan seni tradisional kegiatan yang multi disiplin ilmu, mulai dari
penata gerak (koregrafer), tata make up, tata suara (seni musik), seni dekorasi
tata panggung (lighting, back droop atau backround). Hasil dari riset
pengabdian kepada masyarakat ini berupa festival seni budaya yang terdiri dari
arak-arakan (pawai budaya) dan sajian seni pertunjukan yang dikemas dalam
‘Gunung Kromong Performing Arts’.
Penulis: Yayat Hadiyat K
Kode Jurnal: jpantropologidd150099