MOTIF BURUNG HONG DAN SEKAR JAGAD UNTUK PENDIDIKAN KARAKTER (PEMAKNAAN ATAS BATIK LASEM)
Abstract: Artikel ini
bertujuan mengungkapkan makna motif burung hong dan sekar jagat dalam motif
batik Lasem, atau batik China. Ancangan teoretis yang digunakan adalah
pendekatan hermeneutik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan
prinsip eksploratif, yaitu dengan terjun ke lapangan untuk mengumpulkandan
mendeskripsikan informasi di lapangan.
Penelitian menunjukan bahwa Lasem merupakan wilayah yang dihuni oleh
etnis Tionghoa. Karena pembauran dengan orang Jawa, maka etnis Tionghoa di
Lasem menghasilkan akulturasi budaya yang unik. Salah satu akulturasi adalah
dalam hal produksi batik. Dalam hal batik, motif burunghong merupakan motif
yang bermuatan budaya China yang memiliki makna dan karakter yang masih
mempertahankan tradisi China. Sementara itu, dalam motif sekarjagat nuansa
China bergeser ke karakter Jawa dan berpadu dengan budaya China dengan maksud
tetap berpijak pada tradisi Jawa, tetapi terisi dengan ajaran dan karakter
China seperti flora dan fauna China (naga, burung hong, gajah) dan betuk tulisan
Cina atau sinografi karena melmbangkan simbol-simbol dan karakter China
Penulis: Bani Sudardi,
Novrasiloka S
Kode Jurnal: jpantropologidd150109