METODE MUHADDITSIN DI ERA MODERN
Abstract: Pasca era tadwin,
hampir seluruh disiplin ilmu di dunia Islam, termasuk kajian hadits, “berjalan
di tempat”. Sungguhpun demikian, perhatian dan pemeliharaan terhadap hadits
masih tetap digemari oleh para intelektual. Begitu pula di era modern, hadits
tetap menjadi objek kritik yang tidak hanya dilakukan oleh umat Islam sendiri,
melainkan juga orangorang luar, seperti Barat. Imperialisme Barat terhadap
dunia Islam di masa lampau hingga kini menjadi awal sejarah betapa umat Islam
hanya mampu “bertahan” ketimbang “menyerang”. Munculnya karya-karya pembelaan
dan reaktif terhadap trend Barat dalam mengkritisi dan menghujat hadits, maka
karya-karya tersebut menjadi trend dan metodologi lain yang dilakukan pemerhati
hadits di era modern ini
Penulis: Adriansyah
Kode Jurnal: jpperadabanislamdd160079