MERAJUT TRADISI HUMANIORA TIMUR DAN BARAT

Abstrak: Persoalan pengakuan-pembenaran asal-muasal, temuan ilmiah, dan beberapa disiplin ilmu kerap terjadi di dunia akademisi. Humaniora sebagai disiplin ilmu tidak luput dari usaha itu. Selain tradisi intelektual Timur dan Barat yang berusaha melakukan klaim atas humaniora, klaim juga dilakukan ilmuwan yang berada pada disiplin ilmu yang berbeda. George A. Makdisi dalam buku pertamanya, The Rise of Colleges (1998) yang bercorak kajian ilmu hukum, mulai memasukkan perdebatan soal kajian humaniora ini. Fakta dan data yang diajukan, menjadi semacam bunga rampai argumentasi untuk merajut hubungan tradisi humaniora Timur dan Barat. Riak-riak sampai puncak argumentasi itu kemudian dipaparkan secara sistematis pada buku The Rise of Humanism (2005) ini. Tampak jelas, asal-muasal dan ranah kajian humaniora dalam tradisi Timur dan Barat saling berhubungan. Keduanya saling mengisi dan mempengaruhi. Keduanya tidak dapat pula dipisahkan dalam batas pengakuan-pembenaran secara tegas.
Penulis: M. Alie Humaedi
Kode Jurnal: jpantropologidd080040

Artikel Terkait :