MENGGALI MAKNA UPACARA MAULID NABI DI PADANG PARIAMAN SUMATERA BARAT

ABSTRAK: Perayaan Maulid Nabi, yang dikenal dengan “Dikie Maulid”, adalah sebuah  tradisi  masyarakat  Padang  Pariaman  untuk  merayakan  kelahiran nabi Muhammad (SAW). Perayaan ini merupakan kegiatan rutin yang dipercaya memiliki nilai-nilai etis dan estetis, sehingga menjadi sebuah ritual keagamaan masyarakat tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif untuk mengungkap makna dari perilaku masyarakat dalam berbagai situasi sosial.  Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa perayaan Dikie Maulid merupakan sebuah ekspresi agama Islam dengan berbagai aktifitas, seperti: malamang, mahanta kue, and bajamba, serta menjadi identitas budaya lokal masyarakat Padang Pariaman. Terdapat berbagai bentuk dan unsur seni dalam upacara Maulid Nabi ini, di antaranya: sastra, musik, tari, dan seni rupa. Upacara ini berkaitan dengan berbagai peristiwa yang dipandang penting bagi komunitasnya.
Kata Kunci: dikie maulid, malamang, mahanta kue, bajamba
Penulis: Suryanti
Kode Jurnal: jpantropologidd120066

Artikel Terkait :