KONSEP M. FETHULLAH GULEN TENTANG HERMENEUTIKA PERADABAN ISLAM KOSMOPOLITAN
Abstract: Tulisan ini coba
melihat Konsep M. Fethullah Gulen tentang hermeneutika peradaban Islam
kosmopolitan. Menurutnya bahwa pluralitas merupakan realitas yang niscaya,
dalam bentuk apa dan di mana kita berada. Konsekuensinya, muncul berbagai
konflik, ketidakadilan, penjajahan termasuk konflik antaragama. Untuk itu,
berarti sikap inklusivisme itu pun menjadi suatu keniscayaan yang pada
gilirannya membuat dialog menjadi niscaya pula. Dialog antaragama menjadi
sarana terpenting untuk tidak hanya menumbuhkan saling menghormati, pengertian
dan saling memahami antarumat beragama (toleransi).
Penulis: Imam Maksum
Kode Jurnal: jpperadabanislamdd140304